Makalah
Selasa, 03 Desember 2013
Senin, 30 September 2013
makalah NU
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Nahdatul Ulama adalah salah satu
Organisasi Menegakkan ajaran Islam menurut paham Ahlussunnah waljama'ah di
tengah-tengah kehidupan masyarakat, di dalam wadah Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama) berdiri pada 16 Rajab 1344 H
Untuk menegaskan prisip dasar organisasi ini, maka K.H.
Hasyim Asy'ari merumuskan kitab
Qanun Asasi
(prinsip dasar), kemudian juga merumuskan kitab I'tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah. Kedua kitab tersebut kemudian
diejawantahkan dalam khittah
NU,
yang dijadikan sebagai dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak
dalam bidang sosial, keagamaan dan politik.
B.
Tujuan Penulisan
Tujuan
penulisan makalah dengan judul ” Islam (Nahdatul Ulama) dan perkembangan pertama di
Kabupaten Berau. Karena apabila kita perhatikan
perjuangan NU diakui tidak secara terang-terangan
di berbagai
daerah khususnya di Kabupaten Berau. Pada Dasarnya Islam terbagi menjadi 73 golongan diantaranya adalah NU, namun Islam merupakan penyempurna
agama-agama sebelumnya sebagai tuntunan hidup manusia di dunia dan akhirat yang
diturunkan oleh Allah SWT melalui Rasul-Nya Muhammad SAW yaitu Nabi Akhir zaman.
C. Manfaat Ruang Lingkup
Penulisan
Dalam penyusunan makalah ini penulis berharap akan memberikan
motivasi kepada kita khususnya yang beragama Islam, bahwa ajaran yang
diturunkan oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW merupakan ajaran
penyempurna bagi agama sebelumnya agar senantiasa untuk selalu bertakwa kepada
Allah SWT. Adapun manfaat tersebut antara lain :
1.
Sebagai
informasi, sekaligus
pembelajaran bagi pembaca bahwa semua ajaran Islam pada dasarnya adalah
baik dan mengharapkan Ridho Allah SWT semata.
2.
Sebagai
bahan pengetahuan
bagi seluruh umat Islam yang ada di Kabupaten Berau khususnya, bahwa faham NU
berkembang di Kabupaten Berau penuh dengan perjuangan, serta memperhatikan
keselarasan dan keserasian didalam ruang lingkup umat Islam khususnya dan
masyarakat umumnya.
3.
Sebagai
acuan kedepan agar tidak memiliki pandangan bahwa faham Nahdatul
Ulama adalah salah satu gerakan Islam untuk menyebarkan agama sesuai dengan
kaidah ajaran Islam yang ada.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Sejarah perkembangan Islam (Nahdatul Ulama) di Indonesia.
Keterbelakangan
baik secara mental, maupun ekonomi yang
dialami bangsa Indonesia, akibat penjajahan maupun akibat
kungkungan tradisi, telah menggugah kesadaran kaum terpelajar untuk memperjuangkan
martabat bangsa ini, melalui jalan pendidikan dan organisasi. Gerakan yang
muncul 1908 tersebut dikenal dengan "Kebangkitan Nasional". Semangat kebangkitan memang
terus menyebar kemana-mana setelah rakyat pribumi sadar terhadap penderitaan
dan ketertinggalannya dengan bangsa lain. Sebagai jawabannya, muncullah
berbagai organisasi pendidikan dan pembebasan.
Pembentukan organisasi yang
lebih mencakup dan lebih sistematis, untuk mengantisipasi perkembangan zaman.
Maka setelah berkoordinasi dengan
berbagai kyai, akhirnya
muncul kesepakatan untuk membentuk organisasi yang bernama Nahdlatul Ulama .
Nahdlatul Ulama (Kebangkitan Ulama)
pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926). Organisasi ini dipimpin oleh K.H.
Hasyim Asy'ari sebagai Rais Akbar. Untuk menegaskan prisip dasar
organisasi ini, maka K.H. Hasyim Asy'ari merumuskan kitab Qanun Asasi (prinsip dasar), kemudian juga
merumuskan kitab I'tiqad
Ahlussunnah Wal Jamaah.
Kedua kitab tersebut kemudian diejawantahkan dalam khittah NU, yang dijadikan sebagai dasar dan
rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan
dan politik.
B.
Motto, Visi, Misi, dan Tujuan NU
Nahdlatul
Ulama adalah Sebagai Organisasi yang merupakan salah satu penyebaran Ajaran Islam memiliki
1.
Motto
NU : “ Berilmu, beramal serta bertaqwa
pada Allah Yang Maha Esa.
2. Visi
NU : Terwujudnya masyarakat sejahtera yang dijiwai
ajaran Islam
Ahlusunnah
Wal jamaah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkemakmuran dan
berkeadilan yang diridhoi Allah SWT.
3.
Misi
NU :
a. Mewujudkan Masyarakat Indonesia
khususnya perempuan, yang sadar beragama bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
b. Mewujudkan masyarakat Indonesia
khususnya perempuan, yang berkualitas mandiri dan bertaqwa kepada Allah SWT.
c. Mewujudkan masyarakat Indonesia
khususnya perempuan, yang sadar akan kewajiban dan haknya menurut ajaran Islam
baik sebagai pribadi maupun sebagai golongan masyarakat.
d. Melaksanakan tujuan Jam’iyyah NU
sehingga terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang merata dan diridhoi Allah
SWT.
4.
Tujuan
NU :
Menegakkan ajaran Islam menurut
paham Ahlussunnah waljama’ah di tengah-tengah kehidupan masyarakat,
didalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
C.
Susunan Kepengurusan Nahdatul Ulama secara Global Hingga Kini
Dalam
perkembangan ajaran tersebut Nahdatul Ulama secara garis besarnya memiliki pengurus
menurut perkembangan zaman dari tahun ketahun dapat diketahui secara global di
Indonesia hingga kini:
SUSUNAN KEPENGURUSAN NAHDATUL ULAMA
TAHUN
1962 SAMPAI SAAT INI
|
no
|
Rais Aam Syuriyah
|
Ketua Umum Tanfidziyah
|
Awal
|
Akhir
|
||
|
Foto
|
Nama
|
Foto
|
Nama
|
|||
|
1
|
||||||
|
2
|
||||||
|
3
|
||||||
|
4
|
||||||
|
5
|
||||||
|
6
|
||||||
|
7
|
K.H. Ali Yafie (pjs)
|
|||||
|
8
|
||||||
|
9
|
||||||
|
10
|
||||||
Di Jakarta saat ini yang menjadi ketua Umum Pimpinan
Pusat Lembaga Dakwah Nahdatul Ulama ( PP LDNU) adalah KH Zakky Mubarok.
Sebagai suatu paham
yang mengajarkan dan menyebarkan agama Islam di seluruh penjuru di wilayah
Indonesia. Dan merangkul dari semua golongan tanpa ada perbedaan namun bagi
siapa saja yang ingin mempelajari dan memeluk agama Islam sebagai agama yang
sempurna.
D. Perkembangan
singkat sesuai zaman Ajaran Islam (Nahdatul Ulama) di Kaltim.
Sejak didirikan tahun
1926, Nahdlatul Ulama (NU) terus disebarluaskan para ulama melalui jaringan
pesantren Nusantara yang sudah terjalin sejak berpuluh-puluh tahun. Menurut
Choirul Anam dalam buku Pertumbuhan dan Perkembangan NU terikat kuat oleh aktivitas sosial
keagamaan yang mempunyai karakter.
Menurut Ketua NU Kalimantan Timur, KH Muhammad Arsyad yang menjabat sebagai ketua NU periode 2008 sampai dengan 2013, NU di Kalimantan Timur dibawa dari Banjarmasin, oleh dzuriyah keempat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Ia adalah mufti kerajaan Gunung Tabur di Berau.
Menurut Ketua NU Kalimantan Timur, KH Muhammad Arsyad yang menjabat sebagai ketua NU periode 2008 sampai dengan 2013, NU di Kalimantan Timur dibawa dari Banjarmasin, oleh dzuriyah keempat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari. Ia adalah mufti kerajaan Gunung Tabur di Berau.
Perkembangan NU di wilayah
Kalimantan Timur terorganisir hingga ke pelosok. Dalam hal ini utamanya
diwilayah Kabupaten Berau Ketua Nahdatul Ulama saat ini dijabat oleh Bapak
Masrur dan beberapa anggota yang terkait dalam kepengurusan NU dan letak sekretariat di Jl. Dr. Sutomo Tanjung Redeb.
Seperti hanya suatu organisasi Islam
yang telah terbentuk sebagai wahana penyebaran dan pengembangan ajaran Islam
juga memiliki struktur menurut jenjang
kepengurusannya antara lain :
1.
Pengurus Besar (tingkat Pusat).
2.
Pengurus Wilayah (tingkat Propinsi), terdapat 33 Wilayah.
3.
Pengurus Cabang (tingkat Kabupaten/Kota) atau Pengurus
Cabang Istimewa untuk kepengurusan di luar negeri, terdapat 439 Cabang dan 15
Cabang Istimewa.
4.
Pengurus Majlis Wakil Cabang/MWC (tingkat Kecamatan),
terdapat 5.450 Majelis Wakil Cabang.
5.
Pengurus Ranting (tingkat Desa/Kelurahan), terdapat 47.125
Ranting.
Untuk
Pusat, Wilayah, Cabang, dan Majelis Wakil Cabang, setiap kepengurusan terdiri
dari:
1.
Mustasyar (Penasihat)
2.
Syuriyah (Pimpinan tertinggi)
3.
Tanfidziyah (Pelaksana Harian)
Untuk Ranting, setiap kepengurusan
terdiri dari:
1.
Syuriyah (Pimpinan tertinggi)
2.
Tanfidziyah (Pelaksana harian).
E. KEBIJAKAN NU DALAM
KELEMBAGAAN
Merupakan pelaksana kebijakan NU yang
berkaitan dengan suatu bidang tertentu. Lembaga ini meliputi:
- Lembaga Dakwah
Nahdlatul Ulama (LDNU)
- Lembaga Pendidikan Ma'arif
Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU)
- Lembaga
Pelayanan Kesehatan Nahdlatul Ulama ( LPKNU )
- Lembaga
Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU)
- Lembaga
Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU)
- Lembaga Asosiasi Pesantren
Nahdlatul Ulama
- Lembaga
Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU)
- Lembaga Kajian
dan Pengembangan Sumberdaya Manusia NU
- Sarikat Buruh
Muslimin Indonesia (SARBUMUSI)
- Lembaga
Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH).
Diantara Lembaga yang telah dibentuk
oleh Nahdatul Ulama di Kabupaten Berau salah satu yang telah berdiri dan
dibentuk adalah Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul
Ulama (LP Ma'arif NU)
di beberapa wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Berau dari jenjang TK, SD, SMP,
SMA dan SMK yang telah dibangun, Lembaga Asosiasi Pesantren Nahdlatul Ulama itu juga telah berdiri
beberapa Pondok pesantren yang terdapat di beberapa wilayah Kecamatan di
Kabupaten Berau.
Beberapa pondok
pesantren yang telah berkecimpung dalam NU adalah :
Pondok Pesantren PP. Al I'tisham, Berau
Alamat : Tungkuan
Telepon : 081347671247
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 20
Santri Perempuan : 15
Tokoh Pendiri : Muhammad Rajab Patadangi
Pimpinan : Buraera Abisu, Drs
Telepon : 081347671247
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 20
Santri Perempuan : 15
Tokoh Pendiri : Muhammad Rajab Patadangi
Pimpinan : Buraera Abisu, Drs
Pondok Pesantren PP. Al Ikhlas,
Berau
Alamat : Blok C
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 18
Santri Perempuan : 22
Tokoh Pendiri : Muhammad Zainal Arifin, KH
Pimpinan : Muhammad Zainal Arifin, KH
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 18
Santri Perempuan : 22
Tokoh Pendiri : Muhammad Zainal Arifin, KH
Pimpinan : Muhammad Zainal Arifin, KH
Pondok Pesantren PP.
Al-Fatahillah, Berau
Alamat : Kampung Harapan Maju
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 21
Santri Perempuan : 15
Tokoh Pendiri : Sandi
Pimpinan : Ahmad Nur Rochim
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 21
Santri Perempuan : 15
Tokoh Pendiri : Sandi
Pimpinan : Ahmad Nur Rochim
Pondok Pesantren PP. Hidayatullah,
Berau
Alamat : Jl. Soekarno Hatta
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 25
Santri Perempuan : 0
Tokoh Pendiri : Robiin
Pimpinan : Tarmizi AL-Mujaddidi
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 25
Santri Perempuan : 0
Tokoh Pendiri : Robiin
Pimpinan : Tarmizi AL-Mujaddidi
Pondok Pesantren PP. Miftahul
Huda, Berau
Alamat : Jl. Persada
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Ashriyah
Santri Laki - Laki : 23
Santri Perempuan : 33
Tokoh Pendiri : Nurrojikin, Drs
Pimpinan : Sairi
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Ashriyah
Santri Laki - Laki : 23
Santri Perempuan : 33
Tokoh Pendiri : Nurrojikin, Drs
Pimpinan : Sairi
Pondok Pesantren PP. Miftahul
Huda, Berau
Alamat : Jl. Desa Purnasari Jaya
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 21
Santri Perempuan : 19
Tokoh Pendiri : Nur Hasan
Pimpinan : Hamzah, Drs
Telepon :
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 21
Santri Perempuan : 19
Tokoh Pendiri : Nur Hasan
Pimpinan : Hamzah, Drs
Pondok Pesantren PP. Miftahul
Ulum, Berau
Alamat : -
Telepon : 081545053984
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Ashriyah
Santri Laki - Laki : 6
Santri Perempuan : 15
Tokoh Pendiri : Poniran
Pimpinan : Mashuri Abdullah
Telepon : 081545053984
Kecamatan Talisayan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Ashriyah
Santri Laki - Laki : 6
Santri Perempuan : 15
Tokoh Pendiri : Poniran
Pimpinan : Mashuri Abdullah
Pondok Pesantren PP. Ash Haabul Yamiin, Berau
Alamat : Jl. Pajajaran Blok A
No.23
Telepon :
Kecamatan Gunung Tabur
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 31
Santri Perempuan : 52
Tokoh Pendiri : Amin Suhadi, H
Pimpinan : Bunyamin
Telepon :
Kecamatan Gunung Tabur
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 31
Santri Perempuan : 52
Tokoh Pendiri : Amin Suhadi, H
Pimpinan : Bunyamin
Pondok Pesantren PP. At Taqwa, Berau
Alamat : Jl. Abi Manyu RT.XI RW.8
Telepon : 081347151294
Kecamatan Sambaliung
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 52
Santri Perempuan : 61
Tokoh Pendiri : Tajuwid Hasyim
Pimpinan : Sidiq Nawawi
Telepon : 081347151294
Kecamatan Sambaliung
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 52
Santri Perempuan : 61
Tokoh Pendiri : Tajuwid Hasyim
Pimpinan : Sidiq Nawawi
Pondok Pesantren PP. Riyadlus Sholihin, Berau
Alamat : Jl. Danau Panjang
Telepon :
Kecamatan Sambaliung
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 30
Santri Perempuan : 21
Tokoh Pendiri : Amin Suhadi, H
Pimpinan : Moh. Sholeh, KY
Telepon :
Kecamatan Sambaliung
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 30
Santri Perempuan : 21
Tokoh Pendiri : Amin Suhadi, H
Pimpinan : Moh. Sholeh, KY
Pondok Pesantren PP. Al Ihsan,
Berau
Alamat : Jl. P. Hidayatullah RT
08
Telepon : 0554-22176
Kecamatan Tanjung Redeb
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 120
Santri Perempuan : 90
Tokoh Pendiri : Amin Bahrun, Ust
Pimpinan : Jamiruddin, H, S.PdI
Telepon : 0554-22176
Kecamatan Tanjung Redeb
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 120
Santri Perempuan : 90
Tokoh Pendiri : Amin Bahrun, Ust
Pimpinan : Jamiruddin, H, S.PdI
Pondok Pesantren PP. Sirojul
Qori, Berau
Alamat : Jl. Durian 3
Telepon :
Kecamatan Tanjung Redeb
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 15
Santri Perempuan : 35
Tokoh Pendiri : Mahfud Hadi
Pimpinan : Jamrah, A.Md
Telepon :
Kecamatan Tanjung Redeb
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Salafiyah
Santri Laki - Laki : 15
Santri Perempuan : 35
Tokoh Pendiri : Mahfud Hadi
Pimpinan : Jamrah, A.Md
Pondok Pesantren PP. Hidayatullah Pulau Derawan, Berau
Alamat : Jl. Pulau Derawan
Telepon :
Kecamatan Pulau Derawan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 20
Santri Perempuan : 25
Tokoh Pendiri : Amin Bahrun (alm)
Pimpinan : Kasim Abbas, S.PdI
Telepon :
Kecamatan Pulau Derawan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 20
Santri Perempuan : 25
Tokoh Pendiri : Amin Bahrun (alm)
Pimpinan : Kasim Abbas, S.PdI
Pondok Pesantren PP. Al Adnan,
Berau
Alamat : Jl. Sirsat Labanan Makmur
Telepon :
Kecamatan Teluk Bayur
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 54
Santri Perempuan : 41
Tokoh Pendiri : Musta'in Adnan, KH
Pimpinan : Suharto
Telepon :
Kecamatan Teluk Bayur
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 54
Santri Perempuan : 41
Tokoh Pendiri : Musta'in Adnan, KH
Pimpinan : Suharto
Pondok Pesantren PP. Al-Maarif Al-Islami, Berau
Alamat : Blok.1 No.3 RT.04
Telepon : 081347382835
Kecamatan Biatan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 54
Santri Perempuan : 59
Tokoh Pendiri : Ahmad Taufiq, S.Ag
Pimpinan : Ahmad Taufiq, S.Ag
Telepon : 081347382835
Kecamatan Biatan
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Kombinasi
Santri Laki - Laki : 54
Santri Perempuan : 59
Tokoh Pendiri : Ahmad Taufiq, S.Ag
Pimpinan : Ahmad Taufiq, S.Ag
Pondok Pesantren PP. Nurul Muhajirin, Berau
Alamat : Jl. Diponegoro RT.-
Telepon : 0554-21630
Kecamatan Teluk Bayur
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Ashriyah
Santri Laki - Laki : 70
Santri Perempuan : 72
Tokoh Pendiri : Maksum Abdullah, KH
Pimpinan : Ahmad Choirul
Telepon : 0554-21630
Kecamatan Teluk Bayur
Kabupaten Berau
Provinsi Kalimantan Timur
Tipe : Ashriyah
Santri Laki - Laki : 70
Santri Perempuan : 72
Tokoh Pendiri : Maksum Abdullah, KH
Pimpinan : Ahmad Choirul
F. Keikutsertaan NU dalam berbagai bidang yang
bertujuan ikut serta dalam Peningkatan taraf hidup masyarakat Indonesia pada
umumnya dan pada khususnya bagi NU.
Menjadi anggota organisasi, perlu kesungguhan dan
keikhlasan.
Sebagai organisasi Islam Nahdatul Ulama juga menyebarkan Ajaran Islam dalam
keagamaan NU juga ikut serta dalam berbagai bidang diantaranya :
1.
Di bidang agama, melaksanakan dakwah Islamiyah dan
meningkatkan rasa persaudaraan yang berpijak pada semangat persatuan dalam
perbedaan.
2.
Di bidang pendidikan, menyelenggarakan pendidikan yang
sesuai dengan nilai-nilai Islam, untuk membentuk muslim yang bertakwa, berbudi
luhur, berpengetahuan luas. Hal ini terbukti dengan lahirnya
Lembaga-lembaga Pendidikan yang bernuansa NU dan sudah tersebar di berbagai
daerah khususnya di Pulau Jawa.
3.
Di bidang sosial budaya, mengusahakan kesejahteraan rakyat
serta kebudayaan yang sesuai dengan nilai keislaman dan kemanusiaan.
4.
Dibidang ekonomi, mengusahakan pemerataan kesempatan untuk
menikmati hasil pembangunan, dengan mengutamakan berkembangnya ekonomi rakyat. Hal ini ditandai dengan lahirnya BMT
dan Badan Keuangan lain yang yang telah terbukti membantu masyarakat.
5.
Mengembangkan usaha lain yang bermanfaat bagi masyarakat
luas. NU berusaha mengabdi dan menjadi yang terbaik bagi masyrakat.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari makalah yang kami sajikan di atas disimpulkan bahwa
Nahdatul Ulama adalah suatu ajaran Islam yang
berdiri untuk mewujudkan masyarakat sejahtera yang dijiwai
ajaran Islam Ahlusunnah Waljamaah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang
berkemakmuran dan berkeadilan yang diridhoi Allah SWT.
Nahdatul Ulama bukan hanya sekedar bergerak
untuk keagamaan namun dalam beberapa bidang yang bertujuan untuk tetap dapat
hidup berdampingan dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara tanpa
mengabaikan aturan Negara yang ada.
B. Saran
Setelah membaca makalah ini penulis menyarankan kepada:
1.
Pembaca
agar dapat mensyukuri telah menjadi seorang muslim yang memeluk agama Islam yang
merupakan petunjuk berupa wahyu dari Allah SWT, yang terdiri dari 73 golongan
salah satunya ajaran Nahdatul Ulama namun bertujuan untuk agar
yang memeluk Agama Islam untuk lebih bertaqwa kepada Allah SWT, yaitu bukanlah
suatu kendala untuk hidup diantara
masyarakat lainnya tanpa adanya pertentangan.
2.
Merenungkan
kembali dan mengambil hikmahnya bahwa saat ini kita dalam menjalankan ibadah, sebagai
umat Islam sangat mudah tidak dibawah pengaruh dan menjadikan manusia lebih
bertaqwa untuk menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya
dan kembali kepada diri pribadi dalam hal beribadah kepada Allah SWT sebagai
Habnu minallah tanpa mengabaikan habnuminannas dalam kehidupan.
3.
Pembaca
dapat memahami bahwa ajaran Nahdatul Ulama merupakan suatu pergerakan Islam Ahlusunnah
waljamaah, dan mengetahui secara global
berdirinya NU sejak awal dari zaman ke zaman dari pengurus pusat hingga ke berbagai
wilayah utamanya pada makalah yang kami buat
khusus daerah Kalimantan Timur (Kabupaten Berau).
4.
Pembaca
dapat mengetahui masuknya serta berdirinya Nahdatul Ulama bukan hanya diwilayah Kabupaten Berau tapi
juga sejarah singkatnya Nahdatul Ulama.
Langganan:
Postingan (Atom)